Ketenaran Kentucky Fried Chicken menginspirasikan para pedagang makanan di Kota Tegal untuk membuat makanan serupa dengan mengganti bahan yg terbuat dari ayam menjadi tahu. Makanan itu kemudian diberi nama Tahu Chicken karena terbuat dari tahu.
Hal ini sebagai salah satu bentuk kreatifitas orang Tegal yang berusaha mencari minat ataupun pelanggan bagi para penggemar makanan asal negeri Paman Sam yang mencapai ratusan ribu orang di Kota Tegal. Sebagai Kota yang terkenal dengan Tahu Aci sebagai salah satu makanan khasnya, ternyata orang tegal mampu menciptakan inovasi baru yang mampu merebut penggemar makanan Fried Chicken, terutama bagi penggemar yang berkantong cekak. Jika dibandingkan dengan Fried Chicken, makanan dari Tegal yang terbuat dari tahu ini terbilang cukup murah meriah. Jika Fried Chicken dijual dengan harga antara 3.000 sampai 4.500 (yang dijual di emper-emper toko, bahkan jika dijual di mall-mall, makanan ini dijual dengan harga antara 10.000 sampai 15.000. Sedangkan makanan serupa yang diproduksi orang tegal dengan bahan utama tahu, dijual dengan harga sangat murah, hanya berkisar antara 500 sampai 1.000 perak.
Murahnya harga ini, membuat orang dengan kantong cekak tapi ingin menikmati Fried Chicken memilih makanan yang satu ini. Selain harganya cukup murah, rasa yang disediakan tidak kalah dengan makanan asal negerinya Barack Obama. Perbedaan yang menonjol dari segi rasa, hanyalah antara bahan dari daging ayam dengan tahu. Hal ini menurut beberapa orang, tidak menjadi masalah yang menonjol. "Saya kira terbuat dari daging ayam ataupun dari tahu itu rasanya tetap sama, soal vitamin juga baik untuk kesehatan," ungkap Joni, salah satu penggemar makanan yang konon disebut dengan nama Tahu Chicken.
Bagi orang tegal, nama Tahu Chicken dianggap lumrah, karena latahnya mulut jawa yang menganggap chicken itu jenis makanan itu (bukan diambil dari nama bahan pembuatannya).
Namun kalau kita telaah, hal itu jelas salah kaprah. Pasalnya, sebenarnya nama chicken diambil karena bahan makanan itu diambil dari daging ayam diolesi tepung. Jika kemudian bahan daging ayam diganti menjadi tahu, pantaskah memakai nama Tahu Chicken?. Inilah yang penulis anggap sebagai sesuatu yang salah kaprah, bener ora lumrah.
Welcome
Selamat Datang di blogmengini, sebuah blog yang akan membuat anda tertarik untuk selalu menyimak dan manikmati baik yang bersifat pengetahuan maupun artistik lainnya.
Kamis, 27 Agustus 2009
Langganan:
Komentar (Atom)


